Tampilkan postingan dengan label Arumi Bachsin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arumi Bachsin. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Mei 2011

Arumi Bachsin Juga Dibaiat NII KW 9?

Arumi Bachsin Juga Dibaiat NII KW 9?

Arumi Bachsin Juga Dibaiat NII KW 9?
Arumi (nunu/detikhot) 
 
Jakarta Setelah berseteru dengan orangtuanya, artis remaja Arumi Bachsin menghilang selama enam bulan. Kini, beredar gosip Arumi juga telah dibaiat menjadi anggota NII KW 9.

Gosip tersebut beredar setelah mantan menteri NII KW 9, Imam Supriyanto mengaku kalau beberapa artis ikut terlibat dalam jaringan NII KW 9. Di antaranya, Andi Soraya dan Dewi Sandra.

Saat dikonfirmasi, ayah Arumi, Rudi Bachsin lekas membantah kabar miring tersebut. "Ah Jangan ditambah isu lagi ya, nggak kepikiran seperti itu," pintanya saat dihubungi via ponselnya, Kamis (5/5/2011) malam.

Rudi memang curiga kalau bintang '18+' itu telah dicuci otaknya. Namun, jika dikaitkan dengan NII, ia menilai itu hanyalah pengalihan isu.

"Mungkin cuma mau digandeng sama isu itu biar ramai, Anak itu nggak pernah mikirin soal politik, apalagi yang beginian," tandas Rudi./detikhot.com

 

Rabu, 04 Mei 2011

Keluarga Curiga Kak Seto Cuci Otak Arumi Bachsin

Keluarga Curiga Kak Seto Cuci Otak Arumi Bachsin

Keluarga Curiga Kak Seto Cuci Otak Arumi Bachsin
Arumi Bachsin (fakhmi/detikhot) 
 
Jakarta Keluarga melihat terjadi banyak perubahan pada sikap Arumi Bachsin saat ini. Keluarga pun curiga Arumi sudah dicuci otak oleh Seto Mulyadi atau Kak Seto.

Hal itu pun diungkapkan oleh pengacara keluarga Arumi, Eggi Sudjana di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Selasa (3/4/2011) malam. Eggi pun mempunyai bukti kalau Kak Seto pernah melakukan hal itu kepada anak lain.

"Sudah keliatan (Arumi dicuci otak), sangat kelihatan kalau saya menilai. Arumi jadi berubah," jawab Eggi saat ditanya apakah Arumi telah dicuci otak.

"Satu lagi ada yang nama ibunya Martinah datang ke saya. Itu juga anaknya dibegitukan oleh Seto Mulyadi. Bahkan Seto Mulyadi minta uang sampai Rp 20 jutaan. Bukti-buktinya ada sama ibu Martinah," lanjutnya.

Menurut Eggi, Kak Seto memiliki kemampuan untuk mencuci otak Arumi. Apalagi, Kak Seto memiliki latar belakangan sebagai seorang ahli psikologi.

Eggi mengaku pihaknya sudah melaporkan Kak Seto ke polisi terkait dugaan cuci otak terhadap Arumi. Namun, sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak kepolisian.

"Makanya kita sebenarnya sudah melaporkan Seto Mulyadi ke polisi, tapi kok polisi belum meriksa juga. Ini juga kita heran ini," tuturnya./detikhot.com
 

Sabtu, 30 April 2011

Anwar Fuady Nangis Dengar Curhat Arumi Bachsin

Anwar Fuady Nangis Dengar Curhat Arumi Bachsin

Anwar Fuady Nangis Dengar Curhat Arumi Bachsin
Arumi Bachsin (Fakhmi/detikhot) 
 
Jakarta Aktor Anwar Fuady telah melakukan pertemuan dengan Arumi Bachsin yang difasilitasi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban pada Kamis (21/4/2011). Menurut pihak LPSK, Anwar menangis usai mendengar curhat Arumi.

Kepada LPSK, Anwar mengaku mewakili keluarga Arumi untuk membujuk bintang '18+' itu pulang. Namun setelah mendengar cerita langsung dari Arumi, Anwar mengaku tak kuasa menahan haru.

"Dia sendiri bersama Arumi sama kita. Arumi nangis dan sampai Pak Anwar Fuady juga ikutan nangis. Dia bilang sama saya, 'Mas Teguh, saya nggak mau ikut-ikutan lagi (masalah Arumi)," ujar Penanggung Jawab Bidang Hukum Diseminasi dan Humas LPSK Teguh Soedarsono kepada detikhot, Kamis (28/4/2011).

Namun, saat dikonfirmasi kepada Anwar, ia mengaku tidak pernah melakukan pertemuan dengan Arumi. Mantan Ketua PARSI periode 1998-2006 itu mengatakan kalau dirinya baru saja pulang dari Ambon.

"Nggak, nggak ada tuh (pertemuan)," ucapnya saat dihubungi secara terpisah. Mendengar hal tersebut, pihak LPSK pun heran dengan Anwar.  /detikhot.com

Selasa, 19 April 2011

6 Bulan Kabur, Arumi Bachsin Masih Trauma

6 Bulan Kabur, Arumi Bachsin Masih Trauma

6 Bulan Kabur, Arumi Bachsin Masih Trauma
Arumi (Fakhmi K/detikhot) 
 
Jakarta Aktris Arumi Bachsin sudah 6 bulan pergi dari kediaman orangtuanya. Menurut LPSK yang kini menjaga Arumi, dara 17 tahun itu masih trauma.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sudah 4 bulan belakangan menyediakan tempat tinggal bagi Arumi. Ia menolak untuk bertemu keluarga terutama orangtuanya karena mengaku mendapatkan eksploitasi.

"Sorot matanya dan perilakunya Arumi itu seperti orang traumatik. Dia mau ketemu ibunya tapi jangan sekarang karena dia masih merasa trauma dan belum siap menghadapi," ujar Penanggung Jawab Bidang Hukum, Diseminasi dan Humas LPSK Teguh Soedarsono ditemui di gedung LPSK lantai 4, Senin (18/4/2011).

Perempuan yang kabarnya punya hubungan khusus dengan aktor Miller itu kini selalu didampingi psikiater. Namun di samping jiwanya yang masih terguncang, Arumi sehat dan rajin salat.

"Dia di rumah aman LPSK, dan dia didampingi oleh psikiater, dia sehat, gemuk, dia salat juga," jelas Teguh.

LPSK berkali-kali memberikan saran kepada keluarga Arumi agar bisa meluluhkan hati sang anak. Termasuk menyelesaikan semua permasalahan hukum yang telah melebar dan melibatkan banyak pihak. Sayangnya menurut LPSK, keluarga Arumi tidak memberikan kemajuan apapun. /detikhot.com

Arumi Bachsin Beberapa Kali Mencoba Bunuh Diri

Arumi Bachsin Beberapa Kali Mencoba Bunuh Diri

Arumi Bachsin Beberapa Kali Mencoba Bunuh Diri
Arumi (fakhmi/detikhot) 
 
Jakarta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) membeberkan alasannya melindungi Arumi Bachsin. Menurut laporan dari Polda Metro Jaya, bintang '18+' itu telah berkali-kali melakukan percobaan bunuh diri.

Hal tersebut diungkapkan oleh Penanggung Jawab Bidang Hukum Diseminasi dan Humas LPSK, Teguh Soedarsono saat ditemui di kantornya, Gedung Perintis Kemerdekaan Jalan Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Senin (18/4/2011).

"Kanit PPA Polda Metro Jaya menyarankan agar LPSK segera melindungi pemohon yaitu Arumi karena dia dalam kondisi yang rentan dan telah beberapa kali mencoba bunuh diri," ungkapnya.

Itu menjadi salah satu alasan LPSK menerima permohonan perlindungan terhadap Arumi. Kasus itu juga telah memenuhi syarat sesuai dengan Pasal 5 ayat (2) dan Pasal 28 UU No. 13 tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban dan Keputusan Rapat Paripurna Anggota LPSK.

"Sebetulnya perkara ini sendiri bisa diselesaikan dengan cara mediasi, tetapi sampai saat ini Arumi sendiri masih trauma dan belum mau dipertemukan dengan keluarganya," ungkapnya. /detikhot.com

Sabtu, 16 April 2011

Alasan LPSK Belum Mempertemukan Arumi dengan Orangtuanya

Alasan LPSK Belum Mempertemukan Arumi dengan Orangtuanya

Alasan LPSK Belum Mempertemukan Arumi dengan Orangtuanya
Arumi (Fakhmi/detikhot) 
Jakarta Sudah hampir 6 bulan, pesinetron Arumi kabur dari rumahnya dan berada dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Apa alasan LPSK belum mempertemukan Arumi dengan orangtuanya?

Berikut ini alasan yang disampaikan Wakil Ketua LPSK, Lies Sulistiani kepada detikhot, Sabtu (16/4/2011).

Mengapa kasus Arumi ini begitu rumit?
Yang bikin rumit siapa ya? Sebetulnya nggak rumit sih. Sepanjang laporannya belum di SP3-kan (dihentikan penyidikannya) ya kita akan terus memberi perlindungan. Kapan misalnya laporan itu ditindaklanjuti, ya kita tidak tahu karena itu sudah masuk domainnya polisi yang punya kewenangan untuk melakukan penyelidikan. Kita tunggu saja, karena memang belum berakhir juga penyelidikannya dan kita belum memutuskan untuk menghentikan perlindungannya karena kita menganggap memang masih perlu.

Bagaimana menanggapi anggapan miring beberapa pihak kepada LPSK yang terkesan menjauhkan Arumi dari keluarganya?
Mengenai gembar-gembor orang, saya nggak terlalu hiraukan juga ya. Karena orang semata-mata melihat kasus ini hanya persoalan domestik. Padahal ini kan ini persoalan hukum mengenai kasus KDRT.

Tidak ada LPSK menghalang-halangi orangtuanya bertemu Arumi. Aruminya sendiri yang tidak mau, bukan direkayasa. Beban buat dia bertemu dengan banyak orang termasuk keluarganya. Kalau dipaksa kan bisa kenapa-kenapa.

Pendekatannya harus pelan-pelan. Yang kita khawatir kan kalau dipaksa ini anak melarikan diri atau melakukan hal-hal yang tidak diinginkan padahal statusnya dalam perlindungan kita (LPSK). Kami kan takut juga.

Perlindungan seperti apa yang diberikan kepada Arumi selama ini?
Kita selalu mengawasi perkembangan psikologis arumi. Kalau ngobrol gimana, kalau cerita bagaimana dan beraktifitas gimana.

Kondisi Arumi saat ini?
Dia orangnya pembawaannya ceria. Dia pintar, cantik dan cerdas. Dia berpotensi untuk maju, tapi tergantung siapa orang-orang di dekat dia.

Sikapnya kekanak-kanakan, tapi secara pikiran dia maju dan cerdas. Di sisi lain, dia mudah terharu dan menangis ketika menceritakan masalahnya dan kisahnya. Dia langsung nangis kalau cerita itu.

Selama ini Arumi kegiatannya apa?
Selama di sana (rumah perlindungan yang dirahasiakan keberadaannya), dia suka menulis untuk mengusir kesepiannya. Menuangkan kegiatannya sehari-hari lewat tulisan. /detikhot.com

Arumi Menangis & Kecewa Melihat Pemberitaan Seputar Kasusnya

Arumi Menangis & Kecewa Melihat Pemberitaan Seputar Kasusnya

Arumi Menangis & Kecewa Melihat Pemberitaan Seputar Kasusnya
Arumi (Fakhmi/detikhot) 
 
Jakarta Selama pelariannya dari rumah, pesinetron Arumi berada di rumah perlindungan LPSK. Bintang '18+' itu ternyata masih memantau pemberitaan seputar kasusnya lewat televisi. Arumi pun kecewa dengan berita yang beredar selama ini.

"Arumi bilang dia kecewa dengan pemberitaannya di media 'kasihan ya LPSK jadi dinilai negatif," ujar Wakil Ketua LPSK, Lies Sulistiani kepada detikhot, Sabtu (16/4/2011).

Masih menurut Lies, Arumi juga bilang kalau dirinya capek media yang terlalu meng-expose kasusnya. Pesinetron yang disebut-sebut menjalin hubungan dengan aktor Miller itu juga mamantau keluarganya yang sudah habis kesabaran untuk meminta Arumi segera pulang.

"Arumi suka memperhatikan tayangan televisi juga. Makanya jadi semakin 'kok orangtua saya begitu ya?' Jadi dia tahu bagaimana kemarahan orangtuanya, dan ini anak makin takut kalau menurut saya," tambahnya.

Lies mengaku mendapat laporan dari petugas di rumah perlindungan Arumi. Menurut petugas tersebut, Arumi suka menangis jika ada pemberitaan yang menyudutkan dirinya.

"Dia prihatin sekali, Arumi menangis dan kecewa," tutup Lies. /detikhot.com

LPSK Akan Polisikan Keluarga Arumi Jika Bertindak Anarkis

LPSK Akan Polisikan Keluarga Arumi Jika Bertindak Anarkis

LPSK Akan Polisikan Keluarga Arumi Jika Bertindak Anarkis
Arumi (nunu/detikhot) 
 
Jakarta Pada Kamis, (14/04/2011) kemarin, pihak keluarga Arumi mendatangi kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk berusaha kembali agar bisa bertemu dengan Arumi. Menurut petugas keamanan LPSK, pihak keluarga Arumi sempat menjebol pagar LPSK untuk masuk.

Juru Bicara Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Maharani Siti Sophia, menyesalkan tindakan tersebut. Menurutnya, jika keluarga Arumi melakukan tindakan anarkis, mereka tidak akan segan melaporkannya ke polisi.

"Mungkin kita akan melakukan upaya hukum untuk tindakan kekerasan. Kemarin kan ada pengerusakan oleh keluarga Arumi. Tapi kita musti cek lagi, jika benar ada pengerusakan lewat bukti-bukti seperti foto dan saksi, akan kita laporkan ke polisi," ujarnya.

Siti melanjutkan, selama ini LPSK sudah berusaha menjembatani keinginan keluarga Arumi. Mereka mengaku sudah memberikan yang terbaik untuk menyelesaikan permasalahan antara Arumi dengan keluarganya.

"Tidak permintaan mereka yang kita abaikan, tapi kenapa kemudian menggunakan langkah-langkah yang sifatnya anarkis, bahkan kemudian menyerang kehormatan lembaga," sesalnya. /detikhot.com

Pengacara Arumi Harap Gufron Beri Keterangan Benar

Pengacara Arumi Harap Gufron Beri Keterangan Benar

Pengacara Arumi Harap Gufron Beri Keterangan Benar
Arumi (fakhmi/detikhot) 
 
Jakarta Salah satu tim pengacara Arumi Bachsin, Satrio berharap Gufron memberikan keterangan dan fakta yang sebenar-benarnya mengenai kejadian saat dirinya mendatangi salah seorang staf KUA Pamulang beberapa waktu yang lalu.

"Kami selaku kuasa hukum dari orangtua Arumi ingin menyampaikan pada para pihak, terutama untuk Gufron untuk memberikan keterangan dan fakta yang benar,"kata Satrio di KUA Pamulang, Tanggerang Selatan, Jumat (15/4/2011).

Satrio juga menambahkan jika dirinya memang benar-benar melakukan penelurusan hingga akhirnya bertemu dengan salah seorang staf KUA Pamulang, Darmawan. "Dia juga membenarkan masalah itu kok. Terserah dia kalau mau berkilah,"tambah SAtrio.

Satrio juga mengimbau jika ingin membantah kebenaran tersebut silakan sampaikan kepada penyidik.

Gufron yang merupakan mantan asisten Kak Seto itu sebelumnya mengatakan jika kedatangannya pada 20 September 2010 ke rumah Darmawan hanyalah candaan semata. "Dia minta diurus soal pernikahan Arumi-Miller kok pada saat itu," beber Darmawan./detikhot.com
 

KUA Pamulang Disogok Rp 20 Juta untuk Menikahkan Arumi & Miller

KUA Pamulang Disogok Rp 20 Juta untuk Menikahkan Arumi & Miller

KUA Pamulang Disogok Rp 20 Juta untuk Menikahkan Arumi & Miller
Arumi (fakhmi/detikhot) 
 
Jakarta Seorang staf KUA Pamulang, Darmawan mengaku sempat ditawari uang sebesar Rp 20 juta untuk menikahkan Arumi Bachsin dan Miller. Namun, ia menolak mentah-mentah sogokan tersebut.

Darmawan pada tanggal 20 September 2011 didatangi Gufron (aktifis Perlindungan Anak) dan salah satu staf Kelurahan Pamulang. Mereka meminta izin menikahkan Arumi dan Miller.

"Dia minta diurus soal pernikahan Arumi dan Miller. Mereka datang 2 kali bulan Oktober tapi saya tolak. Dan mereka memberi tawaran uang 20 juta untuk melegalkan tapi saya tolak," ungkapnya saat ditemui di kantornya, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumar (15/4/2011).

Darmawan mengaku tak berani mengambil uang tersebut. Menurutnya, permintaan izin nikah yang diajukan Gufron tak memenuhi syarat.

"Dia tidak memenuhi syarat rukun seperti tidak melengkapi surat menyuratnya. Dan nggak ada wali cuma mereka bilang ada wali orang Belanda," ungkapnya.

Sementara itu, Gufron membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya tersebut. Ia mengaku tak pernah meminta KUA Pamulang untuk menikahkan Arumi dan Miller.

"Ngga bener," ungkap Gufron. /detikhot.com

Arumi dan Miller Sempat Ingin Dinikahkan

Arumi dan Miller Sempat Ingin Dinikahkan

Arumi dan Miller Sempat Ingin Dinikahkan
Arumi (Fakhmi/detikhot) 
 
Jakarta Aktivis perlindungan anak, Gufron dituding turut membantu pelarian Arumi dari keluarganya. Bahkan Gufron dituding sempat menghubungi penghulu untuk membantu menikahkan Miller dan Arumi.

"Ada anggota tim yang menemukan jika ada penghulu yang dihubungi oleh Gufron," ujar kuasa hukum keluarga Arumi, Minola Sebayang saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (14/4/2011).

Rencananya, keluarga Arumi akan mendatangi KUA Pamulang untuk menanyakan kebenaran kabar tersebut. Gufron juga dituding sempat menyogok petugas KUA untuk melancarkan pernikahan Arumi dan Miller.

"Bahkan dia pernah menawarkan uang Rp 20 juta untuk melancarkan pernikahan Arumi dan Miller," tambahnya.

Hingga saat ini, sudah 6 bulan Arumi meninggalkan keluarganya, dan berada di bawah perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 
 
 Arumi Bachsin Deg-degan 
Arumi ditemui saat menggelar buka puasa bersama anak yatim bersama 'Cressida' di Happy Song, Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Kamis (26/8/2010). 
 
Arumi Bachsin Deg-degan 
Saat ini, Arumi pun tercatat sebagai mahasiswi di Universitas Bunda Mulia. Ia pun memilih kuliah di jurusan komunikasi. 

Arumi Bachsin Deg-degan 
Arumi pun tidak menyangka dirinya bisa mengikuti dalam program akslerasi di sekolahnya. Ia pun merasa beruntung bisa lulus dengan nilai yang tidak terlalu memuaskan.

Kamis, 14 April 2011

Mengamuk, Keluarga Arumi Bachsin Jebol Pagar LPSK

Mengamuk, Keluarga Arumi Bachsin Jebol Pagar LPSK

Mengamuk, Keluarga Arumi Bachsin Jebol Pagar LPSK
Arumi (fakhmi/detikhot) 
 
Jakarta Kasus Arumi Bachsin masih belum menemui titik terang hingga saat ini. Orangtua Arumi tampaknya habis kesabaran karena tak kunjung bertemu buah hatinya. Mereka pun menjebol pagar Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Arumi saat ini memang diketahui berada dalam perlindungan LPSK. Keluarga yang berkali-kali mendatangi gedung yang berada di Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat itu juga selalu gagal.

Hari ini, Kamis (14/4/2011) keluarga kembali mendatangi LPSK dengan membawa puluhan masa. Mereka berteriak 'Pulangkan Arumi', namun pihak LPSK tak ada yang menggubrisnya.

Tak puas karena tidak ditanggapi, mereka pun menjebol pagar gedung LPSK untuk memaksa pulang Arumi. "Pagar digoyang-goyang hingga jatuh siang tadi, LPSK pun disebut Lembaga Pekerja Seks Komerial" ungkap salah seorang petugas keamanan LPSK saat ditemui di kantornya.

Melihat situasi semakin tidak kondusif, akhirnya pihak LSPK menerima perwakilan keluarga Arumi masuk gedung. Akhirnya kedua orangtua Arumi, Rudi Bachsin dan Maria Lilian Pesch dizinkan masuk. Tapi suasana tampaknya semakin kacau saat puluhan orang yang datang dengan keluarga juga memaksa untuk masuk.

Akhirnya, petugas kepolisian turun tangan menghadapi kericuhan tersebut. Polisi akhirnya berhasil menertibkan kericuhan tersebut./detikhot.com